Sunday, April 7, 2013

Pepatah Jawa | Peribahasa dan Artinya

Seperti halnya bahasa Indonesia, dalam bahasa Jawa juga ada yang namanya peribahasa. Meskipun berbahasa Jawa, ada juga peribahasa bahasa Jawa yang dikenal dalam dunia pendidikan Indonesia, yaitu “Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani”.
Pepatah Jawa | Peribahasa dan Artinya
Witing tresna jalaran saka kulina.
=> Jatuh cinta, dikarenakan terbiasa bersama.
Ujaring wong pepasaran.
=> Kabar yang belum tentu kebenarannya.
Ular marani gebug.
=> Seseorang yang dikejar-kejar malah mendatangi yang mengejarnya atau seseorang yang berbuat salah,  namun malah mendatangi pihak yang berwajib.
Udan gemblong omahe wong, udan gaplek omahe dhewe, meksa luwih becik ing omahe dhewe.
=> Sebaik-baiknya rumah orang, masih lebih baik rumah sendiri.
Sepi ing pamrih, rame ing gawe.
=> Bekerja dan berkarya tanpa memikirkan imbalan.
Rawe-rawe rantas malang-malang putung.
=> Maju tak gentar membela yang benar.
Nguyahi banyu segara.
=> Melakukan hal yang sia-sia.
Ngrusak pager ayu.
=> Mengambil istri orang.
Nabok nyilih tangan.
=> Memanfaatkan orang lain untuk melakukan sesuatu.
Manunggaling kawula gusti.
=> Sang Pencipta merupakan tempat kembali semua makhluk hidup dan kembali kepada Tuhannya.
Mikul dhuwur, mendhem jero.
=> Menjunjung tinggi kebaikan orang tua dan merahasiakan keburukannya.
Mangan ora mangan ngumpul.
=> Tetap bersatu, walaupun dalam kemiskinan.
Mati siji mati kabeh.
=> Semua yang terlibat harus menanggung akibatnya.
Kakehen gludhug, kurang udan.
=> Banyak bicara tanpa kenyataan.
Kebo kaboten sungu.
=> Lupa daratan.
Kebo nusu gudel.
=> Orang tua yang nurut anaknya.
Jamur ing mangsa ketiga.
=> Sesuatu yang mustahil atau sangat langka terjadi.
Jer basuki mawa bea.
=> Setiap keberhasilan dan kesuksesan membutuhkan pengorbanan.
Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani.
=> Di depan memberi contoh, di tengah membimbing, di belakang mendukung.
Gupak pulut ora mangan nangkane.
=> Capek pekerjaan tidak ada hasilnya.
Diwehi ati ngrogoh ampela.
=> Diberi kebaikan, menuntut pemberian lebih (dalam bahasa Indonesia: dikasih hati minta jantung).
Dhemit ora ndulit, setan ora doyan.
=> Lepas dari mara bahaya.
Becik ketitik ala ketara.
=> Berbuat baik ataupun buruk akhirnya ketahuan juga.
Ambeg parama arta.
=> Gemar memberi sebagai penguasa.
Aja dumeh wong gedhe.
=> Jangan mentang-mentang jadi pembesar.
Anak polah bapa kepradah.
=> Tingkah pola anak, orang tua ikut menanggung akibatnya.
Alon-alon asal kelakon.
=> Pelan-pelan saja asal berhasil.

Di Baca Dulu

Kata-kata Mutiara Lucu

Kata-kata Mutiara Lucu - Kalau yang biasanya kata mutiara adalah kata-kata yang berisi motivasi, kali ini adalah kata-kata yang mengandung humor. Berikut ini adalah kumpulan kata-kata mutiara lucu.
“Uang bukan segala-galanya, masih ada kartu ATM.”
“Penyesalan datangnya belakangan, kalau datangnya di awal namanya pendaftaran.”
“Pekerjaan yang berat tidak akan terasa berat jika tidak dilakukan.”
“Tidak ada kata terlambat untuk menuntut ilmu, yang ada adalah kata ‘menuntut’ dan ‘ilmu’”.
“Jangan menikah dengan wanita sekampung, karena sekampung terlalu banyak.”
“Merokok bisa membuahkan efek positif, salah satunya positif kanker.”
“Jika Anda merasa hidup ini terlalu sulit untuk dijalani, maka istirahatlah dulu. Kalau sudah segar baru melangkah lagi.”
“Jika Anda merasa bahwa hidup ini terlalu melelahkan, maka tidurlah dulu agar rasa lelah itu hilang.”
“Orang patuh pada negara bayar pajak, orang jahat makan pajak, orang gila nggak usah diajak.”
Itulah kumpulan kata-kata mutiara lucu. Kalau ada yang menganggap tidak lucu, tidak apa-apa.

Tertawa Lah

Kumpulan Kata-kata Lucu

Kata-kata Lucu - Aktivitas yang padat bisa membuat stres. Untuk mengatasi stres, bisa dengan cara tertawa. Agar bisa tertawa, maka salah satunya adalah dengan humor. Humor dapat berupa kalimat pendek yang lucu yang bisa membuat tersenyum dan bahkan tertawa.

kata-kata lucu


Kumpulan kata-kata lucu kali ini berupa kata-kata plesetan peribahasa, kata mutiara lucu, dan lainnya.

“Merokok bisa menyebabkan dampak positif, positif kanker misalnya.”

“Bersakit-sakit dulu, meriang kemudian.”

“Katanya diam itu emas, emas itu kuning, kuning itu… (ya emas dong).”

“Buanglah nafsu pada tempatnya.”

“Jangan menikah dengan wanita sekampung, kalau tidak mau dibilang poligami. (sekampung=sekampung)”

“Siapa bilang tidak ada yang tidak mungkin. Ada yang tidak mungkin, 1 + 1 tidak mungkin sama dengan 5.”

“Pekerjaan yang berat tidak akan terasa berat bila tidak dilakukan.”

ABG sekarang mau solat aja pake update status FB. Untungnya saya belum pernah liat status kayak gini: “Alhamdulillah udah 2 raka’at, tinggal 3 raka’at lagi”.
“Bagai kacang lupa sama atomnya.”

“Menabung bisa bikin hidup kaya saat tua. Tapi kalau menabung dosa terus-terusan, kaya apa saat tua nanti?”

“Pekerjaan yang berat tidak akan terasa berat jika tidak dilakukan.”

“Tua-tua keladi, sudah tua jadi biang keladi.”

“Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya tidak terbang juga.”

“Maling tak dapat ditolak, TV tak dapat diraih.”

“Biar lambat asal telat.”

“Dunia tak selebar celana kolor.”

“Bersakit-sakit dahulu, meriang kemudian.”

“Penyesalan datangnya di akhir, kalau di awal namanya pendaftaran.”

“Ringan sama dijinjing, berat minta dibawain.”

“Uang bukan segala-galanya, masih ada ATM.”

“Tak ada tahu, somay pun jadi.”

“Nasi sudah menjadi bubur, bubur masih bisa dijual.”

“Bersatu kita teguh, bercerai nikah lagi.”

“Buanglah nafsu pada tempatnya.”

“Ada udang di balik gorengan.”

“Sedia payung sebelum ngojek payung.”

Naik angkutan umum ngebut bisa mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa, karena penumpang bisa sering nyebut.

Lagu “Ambilkan bulan” ternyata bisa dinyanyikan untuk berbagai kalangan dengan beragam versi.
Untuk anak-anak: “ambilkan bulan bu”
Remaja: “Ku datang bulan bu”
Dewasa: “Sembilan bulan bu”
Manula: “Panggil ambulan bu”

Di Jakarta ada yang namanya bus way yang artinya jalan bus, tapi yang lewat malah Trans Jakarta, giliran Kopaja lewat situ nggak boleh, padahal namanya jalan bus.

Kalau guru mapel nggak bisa mengajar semua pelajaran, kenapa siswa harus belajar semua mata pelajaran?

Penyakit berbahaya para karyawan:
Kudis: kurang disiplin
Ginjal: Gaji ingin naik, tapi kerja lamban.
Batuk: bawaannya ngantuk
Radang paru2: Rajin datang tapi pulang buru-buru
Flu: Facebookan melulu

ABG kalo mau pacaran harus punya pacar dulu, tapi kalo mau sarapan kok nggak sarap dulu?

Kalau jodoh nggak ke mana, yang jadi masalah di mana?

Nama hari Selasa terdapat 2 huruf S. Dalam bahasa Inggris disebut 2 S day (tuesday).

Cobalah untuk mengatakan “M” dengan syarat kedua bibir tak bersentuhan!

Tempat tidurku terasa sangat nyaman ketika hendak bangun tidur.

Facebook adalah tempat di mana orang berbicara dengan dinding, tapi tidak dianggap gila.

Dalam bahasa Indonesia, yang namanya maju ke depan, mundur ke belakang, masuk ke dalam, kalo keluar ke mana ya?

Barrack Obama cuma sekolah 4 tahun di Indonesia bisa jadi presiden, lah saya yang udah 12 tahun sekolah di Indonesia boro-boro jadi presiden, jadi mentri pun nggak.

Teori konspirasi Facebook:
Pernah lihat tombol lanjutkan Facebook yang warnanya biru? Apa hubungannya dengan partai Demokrat yang identik dengan warna biru yang mana partai tersebut memakai slogan “lanjutkan!”. Adakah hubungannya?

Neil Amstrong mendarat di bulan dengan slamet. Siapa sih Slamet?

Buah apa yang kulitnya berduri, dalemnya isinya duren?

Made sebenarnya orang mana sih, di Indonesia ada, di Jepang ada, dan di Cina juga ada. Buktinya ada made in Indonesia, made in Jepang, dan made in Cina.

Ada yang tau nggak jenis kelamin emoticon?

Angkatan Darat: mohon maaf yang selebar-lebarnya.
Angkatan Udara: mohon maaf yang setinggi-tingginya.
Angkatan Laut: mohon maaf sedalam-dalamnya.

Film kartun Diego ngajarin yang nggak bener, masa masih kecil mainnya sama macan tutul.

Teletubies kok nafsu amat yah? Dikit-dikit minta berpelukan.

Apa jadinya kalo salep jamur dimasukin ke dalam sup jamur?

Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, meriang kemudian.

Itulah kumpulan kata-kata lucu. Lucu nggak? Ada banyak kan?

TRIK CEPAT MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA

(Algoritma yang tetap dapat terlupakan)
Baru-baru saja aku menonton tayangan televisi di sebuah stasiun televisi swasta. Tayangan itu cukup menarik karena membahas trik cepat mengerjakan soal-soal ujian matematika tentang materi perbandingan. Namun saat pembahasan dengan trik cepat aku malah tertawa keras. Saking kerasnya membuat salah seorang teman kos ku terkejut dan sehingga dia tertarik ikut menonton. Dan tahukah kamu apa yang terjadi? Dia juga ikut tertawa. Hua...ha...ha...ha.... Mau tau ceritanya?
Begini ceritanya. Pada jaman dahulu kala ........... (alah.....jadi ngawur. Sorry)
Ada soal seperti ini (kira-kira aja ya kata-katanya, lupa. Tapi konsepnya tetap diusahakan sama)
2 orang pekerja mampu menyelesaikan suatu proyek selama 12 hari. Jika pekerjanya ditambah 6 orang, berapa lama proyek itu selesai?
Penyelesaiannya dengan cara biasa seperti ini.
Diketahui :
n1 = 2 orang
t1 = 12 hari
n2 = 2 + 6 = 8 orang
Tanya : n2 (waktu yang diperlukan setelah ditambah pekerjanya)?
Jawab. Karena semakin banyak pekerja maka waktu yang dihabiskan makin sedikit maka hal ini merupakan perbandingan terbalik. (ciri-cirinya perbandingan terbalik adalah jika variabel x semakin naik tetapi variabel y semakin turun).
Kalau begitu maka perkalian pasangan masing-masing komponen akan menghasilkan konstanta yang sama. Artinya:
Jadi, perlu waktu sebanyak 3 hari.
Nah, setelah itu muncul ungkapan:
Bukan SAYA (maaf nama tayangan dirahasiakan) kalau tidak ada trik cepatnya. Begini caranya:
Karena ini perbandingan terbalik, maka
Hebat bukan? Cuma satu baris (dengan bangganya dia tertawa).
Melihat trik cepat ini, kontan saja saya tertawa. Ini kan cara yang sama seperti cara sebelumnya, hanya beberapa langkah dihilangkan. Coba perhatikan langkah kedua pada cara sebelumnya. Kalau 8 kita pindahkan pakai kali silang*, maka 8 kan berada di bawah. Jadinya sama dengan cara di atas. Cara pertama terlihat panjang karena urutan pekerjaan diperlihatkan. Kemudian teknik pindah silang baru dijalankan pada langkah ke empat.
Hua...ha...ha.... lucu kan (mudah-mudahan anda juga merasa lucu).
Kalau anda merasa lucu, maka seharusnya anda tertawa juga pada hampir semua trik cepat yang ada sekarang ini. Hampir semuanya memiliki karakteristik seperti di atas. Trik cepat biasanya merupakan cara yang panjang tetapi beberapa baris dihilangkan. Lalu cara cepat itu ditulis dengan rumus tersendiri yang sepertinya terpisah dari rumus sebenarnya (coba aja kita mau tekun, maka kita dapat menemukan semua cara atau trik cepat melalui penurunan rumus sebenarnya).
Terlepas dari itu semua, jika kita perhatikan dengan seksama baik menggunakan rumus sebenarnya maupun trik cepat, maka keduanya merupakan suatu algoritma. Dikatakan algoritma karena adanya urutan langkah-langkah tertentu dalam mengerjakan. Nah, kalau lupa pada langkahnya, matilah kita. Pasti kita tidak mampu mengerjakannya. Apalagi untuk trik cepat karena lain soal lain pula trik cepatnya. Artinya, jauh lebih banyak menghapal trik cepat dibandingkan hanya menghapal rumusnya. Sekali lagi, kalau lupa cara cepatnya atau karakteristik soalnya, Matilah kita. (weleh...weleh.... matinya dua kali. Mungkin karena ini ya plesetan kata matematika adalah mati-matian)
Kalau seandainya pembelajaran matematika tidak menitikberatkan pada rumus dan urutan-urutan langkah penggunaan melainkan pada berpikir dan bernalar kreatif siswa, maka hal ini tidak perlu terjadi. Siswa tidak perlu banyak menghapal karena mampu berpikir dan bernalar sendiri untuk menyelesaikan soal. Artinya siswa dibebaskan untuk menentukan penyelesaian berdasarkan pemikiran dan penalarannya sendiri. Coba perhatikan contoh soal di atas, kita akan menyelesaikannya dengan logika.
”Kalau 2 orang selesainya 12 hari, maka kalau pekerja menjadi 4 orang selesainya menjadi 6 hari. Ya kan.... nah kalau 4 orang selesainya 6 hari maka tentunya kalau pekerjanya menjadi 8 orang, berarti selesainya menjadi 3 hari”. Selesai bukan. Pakai nalar aja bisa kok.
Coba juga persoalan berikut.
Andi memandang dari jendela sebuah taman dekat rumahnya. Dia melihat bahwa masing-masing orang di taman membawa seekor anjing piaraannya. Setelah itu dia menghitung banyaknya semua kaki di taman itu dan ternyata ada 54 buah. Berapa banyaknya anjing peliharaan yang ada di taman?
Hayo, bagaimana mengerjakannya. Pasti di antara anda sudah keluar tuh lambang-lambang x dan y. Ya kan? Lalu karena manusia punya dua kaki dan anjing punya empat kaki pasti ada yang memikirkan 2x + 4y = 54. benar kan? Nah, sekarang bagaimana persamaan lainnya????.............
Kalau anda memikirkan cara di atas, maka kalau boleh saya katakan di kepala anda sudah tertanam algoritma yang kuat. Jika anda menemukan persamaan satunya maka anda dapat menyelesaikannya dengan teknik substitusi atau teknik lainnya. Tapi kalau tidak, apa yang terjadi?
Sebenarnya kalau kita mau berpikir dan bernalar kreatif, maka kita dapat menggunakan logika saja. Misalnya seperti ini......
Manusia punya 2 kaki
Seekor anjing punya 4 kaki
Satu pasang (manusia dan anjing peliharaan) totalnya 6 kaki. Karena terdapat 54 kaki berarti ada 9 pasang.
Jadi ada 9 ekor anjing peliharaan.
Selesai. tanpa ada rumus-rumus yang bikin ribet.
Jika kita mau menggunakan logika yang diwujudkandalam berpikir dan bernalar maka hampir semua permasalahan dapat kita selesaikan. Terutama permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Bukan kah untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi kita menyelesaikannya dengan logika dan berpikir, bukannya dengan rumus-rumus yang njelimet?
Bebaskan para siswa berpikir dan bernalar. Biarkan kedua komponen itu berkembang dengan baik dalam diri siswa. Karena keduanya diperlukan oleh siswa untuk menghadapi kehidupan.
*) teknik perhitungan memindahkan bilangan dalam perhitungan baik dari ruas kiri ke kanan atau sebaliknya adalah teknik yang tidak sesuai konsep matematika. Seperti perkalian silang sehingga bagi jadi kali. Atau pada penjumlahan, seperti yang tadinya positif jadi negatif.

Semoga Bermanfaat

Download Aplikasi Latihan Soal untuk Belajar

Aplikasi Latihan Soal merupakan software yang berguna untuk melatih kemampuan akademis dalam mengerjakan soal-soal latihan pilihan ganda.
Aplikasi ini cocok untuk:
- Para tenaga pengajar / pendidik (dosen, guru, dan sebagainya)
- Anda yang akan menempuh ujian nasional
- Anda yang akan mengikuti tes CPNS
- Anda yang masih kuliah
- Anda yang mempunyai anak / keponakan / saudara yang masih sekolah di jenjang SD, SMP, SMA, SMK (sederajat)
Soal-soal yang ada dalam aplikasi tersebut merupakan contoh. Oleh karena itu, dalam Aplikasi Latihan Soal juga menyediakan menu untuk memasukkan soal-soal baru sesuai dengan keperluan dan keinginan penggunanya.
Soal-soal yang muncul sudah melalui sistem acak atau random, sehingga bisa benar-benar mengasah kemampuan dalam menjawab soal dan tidak cuma sekadar hafalan.
Informasi lainnya mengenai Aplikasi Latihan Soal:
- BARU A: Jumlah soal yang dingin ditampilkan dapat dipilih sesuai keinginan pengguna
BARU B: Jumlah soal yang ingin ditampilkan per halaman juga bisa dipilih sesuai dengan keinginan pengguna.
BARU C: Menu Import soal-soal pilgan (pilihan ganda)
BARU D: Pilihan ganda: A, B, C, D, dan E
Password (default) Menu Administrator = password
Ada berbagai aplikasi yangs sangat berguna untuk pendidikan, salah satunya adalah Aplikasi Latihan Soal. Aplikasi ini bisa di-download secara gratis.
Untuk men-download Aplikasi Latihan Soal, klik di sini. Kemudian klik Download. Ukuran file 1,924 KB. Software dipaket dalam format .zip.

Friday, April 5, 2013

Telkomsel M-Komik

JAKARTA - Telkomsel mengembangkan inovasi layanan mobile Komik (m-Komik) dengan komunitas komik Indonesia (Akademi Samali, Splash, Komik Indonesia.com) dan inTouch sebagai penyedia aplikasi.
Dalam perjalanannya sepanjang era tahun 1970 hingga 2000-an, format tampilan komik dalam bentuk cetak telah menjadi saksi kebangkitan dan keterpurukan komik Indonesia, bahkan sebagian penerbit sempat gulung tikar karena modus pembajakan cetak ulang yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Selanjutnya sebagian lagi memilih untuk berkarya dengan format website, di mana teknologi internet dalam hal ini cukup berperan dalam membantu perkembangan komik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Dengan teknologi ini informasi pun menjadi lebih cepat dan memungkinkan pembaca membeli atau berlangganan dalam format data softcopy. Beberapa situs komik yang mewakili wajak komik Indonesia seperti: Tita’s playground (karya Dwinita Larasati) Serta Gibug dan Oncom (karya Wisnoe Lee)

Sejalan dengan perkembangan teknologi telekomunikasi dimana hadir teknologi komunikasi dengan mobilitas tanpa batas atau lebih dikenal dengan nama selular, masyarakat pun semakin menginginkan adanya layanan lebih yakni dimanapun dan kapan pun dapat berkomunikasi sekaligus mendapatkan informasi/data yang diinginkan langsung lewat ponselnya. Saat ini pengguna selular telah mencapai lebih dari 70 juta dan terus tumbuh dengan cepat dari tahun ke tahun, di mana diperkirakan di tahun 2010 mencapai 120 juta.

Melalui jaringan Telkomsel yang terus berevolusi semakin canggih, memungkinkan komik kini dapat dinikmati langsung melalui ponsel kapanpun dimanapun mereka berada, bahkan saat berada di luar negeri sekalipun. Potensi ini tentunya menggambarkan besarnya peluang pengembangan era m-Komik di Indonesia.

“Sebagai service leader industri selular di Indonesia, kami selalu berupaya memberikan yang terbaik dengan menghadirkan layanan berkualitas yang didukung oleh jaringan terluas dan teknologi yang handal serta mitra kerjasama yang sangat berkompeten di bidangnya masing-masing. Dalam hal ini kami menggandeng komunitas komikus terkemuka di Indonesia dan InTouch.  Kami berharap apa yang kami lakukan bersama mitra bisa manjadi manfaat dalam perkembangan industri komik Indonesia, sebagaimana yang kami lakukan dalam membantu membangkitan industri musik yang sempat terpuruk karena ramainya pembajakan melalui layanan Nada Sambung Pribadi atau ring back tone”, ungkap Kiskenda Suriahardja, Direktur Utama Telkomsel,